Monthly Archives: Februari 2013

“KONSEPSI TEORI NATIVISME DALAM PRAKTEK PENDIDIKAN”

Standar

BAB I

PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang

berbagai macam aliran atau teori dikemukakan dalam sangkut paut pembelajaran atau suatu keberhasilan dalam pendidikan. Dari berbagai permasalahn itu muncul beberapa teori yang sering dikenal dalam pensisikan yaitu empirisme, nativisme dan konvergensi. Ketiga teori ini mempunyai penertian dan saling berlatar belakangan. Namun edalam pembahasan makalah ini, kita hanya akan membahas tentang teori nativisme, dimana pengertian atau isi dari dari teori tersebut adalah “perkembangan individu itu ditentukan oleh pembawaan atau dasar kekuatan kodrat yang dibawa sejak lahir. Semua perkembangan iyu hanya akan dipengaruhi oleh pembawaan sejak lahir dan pengaruh-pengaruh dari luar seperti lingkungan tidak bisa mempengaruhi perkembangan anak tersebut. Tentu sangat jelas teori nativisme ini berlatar belakang berbeda dengan teorinya empirisme yang mempunyai konsep bahwa perkembangan individu ditentukan oleh pengalaman, sedang dasar sama sekali tidak memainkan peranan.

Dalam suatu proses pendidikan, anak akan mempunyai ketergantungan dengan pembawaannya itu sendiri. Dalam arti kata bahwa seseorang akan berhasil dalam pendidikan dari ketergantungan pembawaannya. Jika dalam pembawaannya tersebut memiliki bakat jahat maka anak akan menjadi jahat, begitu juga sebaliknya jika dari bawaannya ia memiliki bakat baik maka anak akan menjadi baik. Oleh karena itu dalam menyelenggarakan suatu pendidikan harus disesuaikan dengan bakat yang dibawanya agar mempunyai hasil baik dan tidak akan sia-sia. Read the rest of this entry